Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2026

Benarkah wahabi sesat ?

  Al Lajnah Ad Daimah, Komisi Tetap Urusan Riset dan Fatwa di Saudi Arabia ditanya, “ Siapakah wahabiyah? ” Jawaban para ulama yang duduk di Al Lajnah Ad Daimah, Wahabiyah adalah kata yang dimunculkan oleh para penentang dakwah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab rahimahullah . Padahal Syaikh rahimahullah berdakwah untuk memurnikan tauhid dari berbagai macam kesyirikan. Beliau ingin menghapus berbagai macam cara beragama di luar yang dituntunkan oleh  Nabi kita Muhammad bin Abdillah shallallahu ‘alaihi wa sallam . Maksud dari pemunculan nama ini sebenarnya adalah untuk menjauhkan dan menghalangi manusia dari dakwah beliau. Namun usaha semacam ini tidaklah membahayakan dakwah beliau. Bahkan dakwah beliau semakin tersebar di berbagai penjuru dunia dan semakin dicintai. Di antara mereka yang diberi taufik oleh Allah untuk mengenal dakwah beliau, mereka melakukan penelitian lebih lanjut tentang hakikat dakwah beliau, mereka pun membelanya, karena beliau selalu bersandar pada dalil...

Apakah kita boleh mendahulukan suatu ucapan di atas perkataan Allah dan RasulNya?

 Kita tidak boleh mendahulukan suatu ucapan di atas perkataan Allah dan RasulNya berdasarkan firman Allah ta'ala yang artinya, “ Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mendahului Allah dan RasulNya. " (QS. Al-Hujurat: 1). Dan sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, “Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Allah." (Sahih riwayat Ath-Thabrani). Dan ucapan Ibnu Abbas, “Aku khawatir jangan-jangan batu dari langit akan menghujani kalian. Aku mengatakan kepada kalian: Rasulullah bersabda, kalian malah mengatakan: Abu Bakr dan 'Umar berkata.” sumber : Ambillah aqidahmu dari al Qur'an dan as Sunnah yang shahih (Ebook) , karya Muhammad Jamil Zainu, ( https://drive.google.com/file/d/1J7RTnLtiTy0KzmNdY3x01lHyGVutmJ6A/view?usp=sharing )

Apakah kita mencukupkan diri dengan Al-Qur'an tanpa hadits?

 Kita tidak mencukupkan diri dengan Al-Qur'an tanpa hadits. Allah ta'ala berfirman yang  artinya, “Dan Kami telah turunkan kepadamu adz-dzikr untuk menjelaskan kepada manusia apa  yang telah diturunkan kepada mereka." (QS. An-Nahl: 44). Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam   bersabda, “Ketahuilah, sesungguhnya aku diberi Al-Qur'an dan yang semisalnya bersamanya."  (Sahih riwayat Abu Dawud dan selain beliau). sumber : Ambillah aqidahmu dari al Qur'an dan as Sunnah yang shahih (Ebook) , karya Muhammad Jamil Zainu, ( https://drive.google.com/file/d/1J7RTnLtiTy0KzmNdY3x01lHyGVutmJ6A/view?usp=sharing )

Untuk apa Allah menurunkan Al Qur'an ?

Allah menurunkan Al-Qur'an agar kita mengamalkannya. Allah ta'ala berfirman yang  artinya, “Ikutilah apa yang telah diturunkan kepada kalian dari Rabb kalian." (QS. Al-A'raf: 3). Dan Nabi  shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “ Bacalah Al-Qur'an, beramallah dengannya, dan janganlah kalian mencari makan dengannya. " (Sahih riwayat Ahmad ). sumber :  Ambillah aqidahmu dari al Qur'an dan as Sunnah yang shahih (Ebook) , karya Muhammad Jamil Zainu, ( https://drive.google.com/file/d/1J7RTnLtiTy0KzmNdY3x01lHyGVutmJ6A/view?usp=sharing  )